Minggu, 20 Desember 2009

EVALUASI DIRI



Mengevaluasi diri sendiri atau intropeksi diri lebih utama dari mengevaluasi orang lain karena kita bukan hakim atas sesama.

Diagram 4 kwadrant diatas sebagai gambaran dimana kira kira posisi kita berada , dari kwadrant satu sampai kwadrant empat.

Kwadrat pertama atau kwadrant mulia, tentu dan Insa Allah kita semua akan berupaya dan berusaha agar dikelompokkan dalam kwadrant pertama, yang dicirikan sebagai insan yang hubungannya dengan Pencipta Nya dan hubungannya dengan semua makhluk ciptaan Nya berjalan sesuai petunjuk Nya, ibadah yang merupakan manifestasi hubungan makhluk dengan pencipta Nya sesuai dengan syariat yang diajarkan begitu pula sisi muamalah juga sesuai dengan ajaran dan petunjuk Nya, sehingga pada kwadrant ini berkumpullah golongan muttaqin, golongan mukminin dan golongan muchlasin yang insa Alloh dikehidupan kekal akan mendapat balasan yang setimpal.

Pada kwadrant kedua terdapat golongan yang menjalankan sisi peribadahan sesuai dengan tuntunan dan ajaran agama, tetapi buah dari ibadahnya tidak tercermin dalam aktivitas muamalahnya, misalnya meskipun sudah sholat tetap saja melakukan perbuatan keji dan munkar berzinah, minum chomr, narkoba, korupsi, bergunjing , mengurangi timbangan, menipu, tidak punya belas kasihan terhadap sesame, curang dll.

Pada kwadrant ketiga barangkali inilah serendah rendahnya makhluk yang disebut manusia, tiada bertuhan dan tiada norma bermasarakat, sehingga sulit dibedakan dengan species yang dinamakan binatang, hanya hidup untuk makan tidur dan memuaskan syahwatnya tanpa rambu rambu baik rambu agama rambu adat maupun rambu rambu yang lazim berkembang di masarakat, anehnya kalau sudah meninggal keluarganya juga tidak mau ketinggalan memintakan ampunan dengan mengadakan shodaqoh selamatan dll, naudzubillah mindzalik.

Pada kwadrant ke empat dicirikan dengan kelompok insane yang mengedepankan hubungan dengan sesame, bertabur kasih sayang, sopan santun, ojo njiwit nek gak gelem di jiwit, ojo pek pinek barange liyan, ojo ngrusak pager ayu dll, tetapi dari sisi peribadahan agak kurang jelas apa yang disembah dan bagaimana syariah penyembahannya, kadang kalau ketemu batu besar dan aneh juga disembah, kadang ketemu kayu tua apalagi dibawahnya ada situs purba juga disembah ada danyang yang ditakuti ada yang mbau rekso tempat tinggalnya yang setiap saat tertentu diberi sesaji sebagai suguh.

Kesimpulan

Semoga saudaraku yang seiman setuju bahwa evaluasi diri menjadikan kita bersemangat melakukan koreksi koreksi jalan hidup dengan doa dan harapan agar kita dimasukkan kedalam golongan insan dalam kwadrant pertama, amiin ya robbal alamiin.


Lihat : scribd.com/mydarussalam


Jumat, 27 November 2009

IDUL QURBAN 1430 H

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni`mat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. Al Kautsar 1-3

BUKAN DARAH DAN DAGINGNYA YANG SAMPAI

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. Al Hajj 37

HANYA QURBAN ORANG BERTAQWA YANG DITERIMA.

Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!" Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa".Al Maidah 27

HARI RAYA IDUL QURBAN 1430 H


Shalat Ied di halaman masjid Al Ikhlas

Penyembelihan hewan Qurban 1430 H

Ibu ibu melaksanakan pembagian gaging qurban

LAPORAN DAN UCAPAN TERIMA KASIH.
Kepada saudara seiman yang telah memberi amanat kepada kami untuk melaksanakan penyembelihan hewan qurban dan sekaligus melaksanakan pembagian daging qurban kami pengurus yayasan menyampaikan bahwa insa Allah amanat yang bapak berikan kepada kami sudah kami laksanakan. Semoga qurban ibu bapak yang berangkat dari ketaqwaan akan sampai kepada Nya - jazakumullohi kastiron choiron.


Minggu, 13 September 2009

NUZULUL QURAN 1430 H

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Al Alaq 1-5




Lebih dari 1430 tahu lalu sejak ayat pertama sd kelima IQRA disampaikan oleh malaikat Jibril digua Hira sampai 1 abad kemudian semua sudah tersusun dalam mushaf 30 juz dan 114 ayat, ya rabbi ampuni kami ternyata belum semua petunjuk Mu kami mampu menguasai dan mengamalkan.


Apabila dilantunkan ayat ayat Nya maka dengarkanlah .


Hanya mengharap ampunan dan kasih sayang Nya.

Jumat, 08 Mei 2009

AIR MINUM



Tahun 70 an saya masih ingat didepan rumah seorang gadis yang sekarang menjadi ibu anak anak saya disediakan 2 buah kendi berisi air minum yang sudah dimasak (saat itu belum ada yang namanya air kemasan), yang minum kadang bapak bapak penarik becak, bapak bapak yang menarik gerobak sampah atau siapa saja yang berkenan, pemandangan serupa banyak dijumpai di depan beberapa rumah dan beberapa tahun lalu sahabat dan family yang pulang dari ibadah haji bercerita katanya dimasjidil haram (masjid tempak kabah berdiri) di Mekah dan juga di Masjid nabi/nabawi (di Madinah) juga disediakan gentong gentong berisi air zam zam (holy water) untuk siapapun juga yang memerlukan air minum. Nah didesa saya juga ada Masjid namanya masjid Al Ikhlas biasanya siang hari banyak musafir biasanya para pedaganag keliling dan sales sales dengan berbagai dagangannya berhenti untuk shalat dhuha (terus terang saya agak iri yang shalat dluha justru pencari barang bekas dengan naik sepeda ontel , tetapi sangat istiqommah dalam beribadah) dan juga shalat lohor sekaligus membuka bekalnya dan beristirahat sejenak (yang ini biasanya sales rokok, obat obatan , pedagang kain dan pedagang barang kelontong).
Nah apa salahnya kalau yayasan juga menyediakan air mineral di serambi masjid , barangkali diterik dan panasnya sinar matahari mereka mereka lupa membawa bekal air minum , atau untuk para jamaah yang kebetulan memerlukan atau siapapun juga , tidak lebih dari Rp 12.000,- per gallon atau sebanyak banyaknya 100 galon pertahun tentu seseorang insa Allah tidak akan jatuh miskin dan insa Allah justru akan dikayakan, bukankah hanya Allah yang maha kaya dan bukankah hanya Dia yang tidak akan mengingkari janji.

Senin, 27 April 2009

BANK TITIL DAN PENGIJON ARISAN

Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. All Baqarah 276


Penerima pinjaman dari yayasan Darussalam

Sumini buruh tani punya hutang di bank titil sebesar Rr 200.000,-(yang tiap hari menagih bawa buku kecil), harus dibayar Rp 11.500 perhari selama 20 hari atau Rp 230.000 sampai lunas , woOw lebih dari 10% untuk waktu kurang dari 1 bulan, nah yang ini lain lagi cak Gino butuh uang tunai, arisannya tiap minggu sebesar Rp 5000,- yang ikut 50 orang artinya kalau pas dapat dia akan menerima Rp 250.000,- kalau lotrenya trima yang terakhir berarti 50 minggu atau hampir setahun, karna butuh uang arisannya dijual ke cak Minin tunai Rp 125.000 (50% dari nominal), nah Gino mbayar terus arisannya tetapi kalau dapat yang nerima ya cak Minin, itulah gambaran keuangan mikro di desa dan itu sudah biasa, nah melihat itu Yayasan mencoba membuka majlis ekonomi mereka boleh pinjam ke yayasan tanpa bunga, jadi gini skenarionya misalnya Yu Sup untuk jualan rujak pinjam Rp 200,000,- tiap bulan dia akan membayar hutang pokok Rp 20.000,- dan titip infaq Rp 2.000,- jadi selama 10 bulan dia akan membayar Rp 200.000,- dan sudah mampu berinfaq sebesar Rp 20.000,- ada lagi aturannya yang disepakati kalau hutangnya untuk mbayar spp anaknya atau untuk tambahan berobat mereka hanya membayar hutang pokoknya saja, dan insa Allah tahap awal yang mendaftar untuk dapat pinjaman sekitar 26 orang, insa Allah mereka akan terbebas dari jeratan bank titil dan jeratan pengijon arisan sekaligus mengajari mereka bahwa dalam esempitan masih mau membelanjakan sedikit rezqinya di jalan Allah.

Jumat, 27 Maret 2009

MENGGEMARKAN MEMBERI MAKAN FAKIR MISKIN


MENDUSTAKAN AGAMA?

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya. dan enggan (menolong dengan) barang berguna. Al Mauun 1 – 7.

MEMANG JALAN YANG MENDAKI.

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan. Maka tidakkah sebaiknya (dengan hartanya itu) ia menempuh jalan yang mendaki lagi sukar?. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan, (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat, atau orang miskin yang sangat fakir. Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Al Balad 10 -17

WASIAT ALMARHUM MBAH HJ MUSFAH CHODIJAH

Tahun 1977 nenek saya alm Hj Chodijah meninggal dunia dan memberi wasiat agar sebidang tanah sawah tidak dibagi ahli waris dan hasilnya digunakan untuk selamatan tahunan, kondisi pedesaan di tahun itu betul betul susah sampai Amerika menyumbang bulgur untuk dibagikan sebagai makanan, makan umbi umbian liar yang bernama suwek dan bonggol batang pisang, nah memang sampai kapanpun kemiskinan selalu ada dan tidaklah mungkin untuk dihapuskan.

Permasalahannya kemudian ternyata makin banyak orang pandai terutama ahli orasi (maaf saya bilang bukan pendakwah) dibidang keagamaan, sehingga muncul pro dan kontra atas wasiat tersebut, disatu fihak memvonis bahwa itu adalah bidah dan mengada ada tanpa ada tuntunan, disatu sisi menganggap meskipun bidah tetapi bidah chasanah dan tentu saja hal yang bersifat khilafiah tidak akan habis diperdebatkan.

Kembali keayat tersebut diatas saya kira almarhum hanya menginginkan anak cucunya menebar kasih dengan memberi makan kaum miskin, yang memang dianjurkan oleh al Quran dan yang tidak perlu diperdebatkan, masalahnya hanya soal kemasan apakah disiapkan makanan untuk dikirimkan kerumah masing masing, apakah diberikan kehormatan dengan diundang dengan tanpa merendahkan martabat mereka (dianggap miskin terus diundang dan langsung diberi makan), nah melengkapi kemasan barangkali mereka diberi siraman rohani agar tetap dalam kesabaran, siraman rohani agar juga mengingat kematian, siraman rohani bahwa bergunjing adalah termasuk perbuatan yang dilarang dll, yang barang kali diajak membaca surat surat al Quran yang pendek dan mudah, membaca shalawat dan kalimah kalimah thoyibah, nah kalau masih ada yang pro dan kontra kita tinggal tanya kalau memang tidak pernah diajarkan rosululloh apakah pernah dilarang rosululloh dan akhirnya kembalikan kepada niat bahwa memuliakan yatim dan fakir serta memberi dan menggemarkan memberi mereka makan adalah hal yang berkali kali disebutkan dalam al Quran.

SANKSI YANG JELAS DAN TEGAS

"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, Al Mudatsir 42 -46


(Allah berfirman): "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya." Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin. Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini. Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.Al Haqqoh 30 -37

TIDAK BERHARAP IMBALAN DARI MANUSIA

Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. Sesungguhnya Kami takut akan (azab) Tuhan kami pada suatu hari yang (di hari itu) orang-orang bermuka masam penuh kesulitan.

Al Insan 6 -10


Kamis, 05 Maret 2009

WORO WORO


Alm Abah H Romly dan


Dari 8 bersaudara ibu dan 2 paman saya sudah dipanggil sisa 5 paman dan bibi.

Woro woro kepada para cucu dan cicit abah H Romly Sampuro dan Umik Hj Musfah Chodijah di manapun yang sempat mampir di blog ini, mas Slamet hanya mengingatkan kembali apa yang dipesankan oleh para leluhur kita, meskipun karna masa itu kata demi kata belum tersurat namun pasti dan insa allah kita selalu mengenang dan mengingat apa apa yang tersirat dalam tindakan dan ucapan beliau, beliau inginkan adanya sekolahan untuk sanak saudara kita didesa, beliau inginkan adanya taman pendidikan al Quran, beliau inginkan kita selalu menyayangi fakir miskin dan beliau titipkan untuk memakmurkan masjid al Iklas.beliau inginkan anak cucu yang rukun dalam ridlo Nya.

Nah saat ini generasi pemegang mandat tetap dibawah naungan dewan penasehat yaitu 5 dari putra puti alm Abah H Romli sedangkan untuk aktivitas dll di komandani oleh Mas Drs Dahuruzzaman bin H Thoha Sampuro, mbak Ir H Maunah Setyowati Msi binti H Shohib Sampuro dengan bendahara mas Musthofa Lutfi bin H Buchori Muslim didampingi sekretaris adik D Yatimah Spd binti H Shohib Sampuro, tentu tugas itu akan menjadi lebih ringan apabila kita semua mau berpartisipasi baik dalam bentuk dukungan moral, saran dan usulan maupun partisipasi dalam pendanaan bentuk partisipasi yang semoga mendapat balasan yang lebih baik dan lebih luas sekaligus sebagai kenangan untukkampung halaman, tentu yayasan punya rekening di bank sehingga mas mas dan adik adik apabila berkenan dapat menyalurkan ke rek Yayasan Darussalam BRI cab Jombang unit Gempolkrep dengan no 6243-01-000611-53-2
Jazakumullohi choiron katsiro.

mas slamet.

Jumat, 20 Februari 2009

Peremajaan Pengurus


iki pamanku H Thoha S (guk Thoha) ketua dewan penasehat

iki bulikku Hj Choiriyah penasehat

iki adikku Ir Hj Maunah S Msi (ketua)

iki bagian nyekel duwik

iki pembantu umum

Usiaku sudah setengah abad lebih , tentu regenerasi dan penyegaran pengurus harus segera dilakukan , dan Alhamdulillah adik adikku insa Allah cukup menguasai bidangnya dan yang paling penting Insa Allah amanah.

Jumat, 26 Desember 2008

Mereka tak berdaya dan tak mungkin diberdayakan

SEDEKAH MENGHAPUS KESALAHAN.

Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Al Baqarah 271


Namanya Yu Seneng - janda tua tanpa anak tanpa hak pensiun


Beberapa diantara tetanggaku memang fakir absolut, kerentaannya dan keterbatasannya dalam hampir semua aspek membuat dia memang tidak berdaya dan sangat tidak mungkin untuk diberdayakan, mereka adalah bagian dari kita bagian dari lingkungan kita sebagai khalifah, apabila bapak ibu berkenan mengunjungi desaku silahkan atau apabila ibu berkenan memberikan beras dan ibu belum sempat berkunjung silahkan ibu kirimkan ke rekening yayasan darussalam BRI cab Jombang 6243-01-000611-53-2


Disinilah dia tinggal - betul betul model minimalis


Menu apa ya dari seperti ini ?


Diteras ini sore sampai malam hari bersantai



Rabu, 24 Desember 2008

Idul Qurban 1429 H di Desaku








Desaku sangat terpencil Dusun Kedungpapar Desa Kedungmlati Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang.

Senin, 07 April 2008

Cak Pai - sampai mati tetap buruh

DALAM BELENGGU RANTAI KEMISKINAN.



Namanya Pai hamper semua tetangganya tua muda bahkan anak anak memanggil Cak Pai meskipun cak Pai sudah berusia lebih 60 tahun , saya masih ingat Cak Pai adalah anak Pakwo Juki yang pekerjaannya adalah buruh tani , dalam ukuran sekarang Pakwo Juki termasuk masarakat dengan pendapatan dibawah (dibawah jauh) garis kemiskinan, garis itulah yang juga diwariskan ke Cak Pai, diusianya yang mestinya sudah harus menikmati masa pensiun Cak Pai masih harus bergelut mencari nafkah untuk makan sehari hari, sebagai buruh tani hanya tenagalah yang bisa dijual, nah masalahnya seusia Cak Pai kalau lagi sakit berarti tidak bekerja dan berarti juga tidak punya pendapatan, suatu hari Cak Pai mengalami kecelakaan kakinya terkena bajak disawah, untuk ukuran orang masa kini pasti sudah sibuk ke rumah sakit klas satu dengan dokter specialis dan harus menjalani operasi dengan biaya yang tidak murah, lain halnya dengan Cak Pai cukup ke Pak Mantri desa, dijahit diobati sekedarnya diperban dan pasti tidak bisa bekerja kesawah, yang artinya hidupnya harus lebih prihatin.

Cak Pai juga punya beberapa anak dan dengan kondisinya semacam itu anak anaknya juga mewarisi profesi bapaknya, mewarisi garis yang juga telah diturunkan kepada bapaknya, apalagi kalau tidak sebagai buruh tani, salah satu anaknya perempuan namanya yu Sumini bekerja sebagai buruh tanam, buruh menyiang dan buruh panen, pokoknya pekerjaan pekerjaan berat dan hamper selalu dialam terbuka dibawah terik matahari dihembus angin yang kadang kurang bersahabat dan diterpa gerimis sampai hujan deras adalah hal yang biasa.

Yu Sumini yang dikawin juga oleh buruh tani mempunyai anak salah satu namanya Titin, Titin masih lumayan masih sempat mengenyam pendidikan sampai lulus Sekolah Menengah Pertama, namun di zaman sekarang dengan pendidikan SMP tentulah sulit untuk bersaing dalam mencari pekerjaan yang lebih layak, sehingga akhirnya Titin diawinan juga dengan pria dengan profesi buruh tani, kembali garis kemiskinan yang diwariskan pakwo Juki ke Cak Paid an diteruskan ke Yu Sumini diteruskkan lagi Ke Titin – rantai tak berujung – rantai kemiskinan.

Nah sekarang Titin juga sudah punya anak masih balita – pertanyaanya yalah apakah anak Titin juga akan mewarisi rantai kemiskinan diatas dan apakah mungkin pendidikan bisa memutus rantai tersebut, setelah melihat fakta bahwa ternyata pendidikan yang diidamkan dapat memutus rantai kemiskinan belum tentu memberi jawaban.



YU RAMINTEN - SIAPA PEDULI ?


Namanya sangat sederhana Raminten sesederhana orangnya, lengkapnya Raminten binti Nawi Bor, dulunya rumah P Nawi dari bambu dengan atap daduk (dibuat dari daun tebu kering) berlantai tanah dengan sumur yang digali begitu saja tanpa ada pasangan batu merah sebagai dinding sumurnya . Sejak kecilRaminten sudah akrab dengan kemiskinan menginjak besar dia ikut kerja buruh adang (menank nasi dirumah orang, biasanya menanak cukup banyak karena untuk konsumsi orang kerja disawah).

Sampai seusia diatas Raminten belum pernah kawin atau menikah, so kemiskinan dan penderitaan akan dipikulnya sendiri, satu keputusan telah diambil dia tidak akan mewariskan garis dan rantai kemiskinan, begitu suatu saat Yu Raminten dipanggil keharibaan Nya - terputuslah warisan rantai kemiskinan.

Minggu, 17 Februari 2008

YAYASAN DARUSSALAM





Adam diciptakan sebagai cholifah dibumi nah tentu sebagai keturunan Adam kita juga menyandang gelar cholifah di bumi, cholifah ibarat buruh gembala domba, ada jenis gembala yang mementingkan diri sendiri, makan kenyang dan memuaskan sahwat dulu, baru dengan acuh tak acuh menggembala dombanya dan lebih fatal lagi dia minta uang ke majikannya untuk beli pakan domba yang pada kenyataannya dimakan sendiri (makan raskin, makan minyak bersubsidi, makan obat kaum miskin, makan dana bantuan operasional sekolah, dan yang ngetren makan gratifikasi dll), tetapi tentu ada gembala yang mengutamakan domba yang diamanatkan, dengan kasih sayang digiring dombanya kelapangan rumput hijau, setelah dombanya makan barulah gembala membuka bekal untuk makan. Kita punya hal prerogative mau memilih sebagai gembala yang mana, tentu pilihan tersebut dengan segala konsekwensinya pada saat kita melapor dan mempertanggung jawabkan kepada pemberi amanah.

Apa yang dapat kita lakukan sebagai gembala yang baik.
Bagaimana kemiskinan absolute.
Yu Raminten, yu Ringgit , mbok Tun, mbok Sup, wak Glendang dll adalah golongan miskin absolute, yang secara ekonomis tidak mungkin dapat diberdayakan, umumnya karena usia lanjut, biasanya janda kaum buruh pedesaan, yang anak anaknya juga hidup pas pas an dan biasanya juga berprofesi sebagai buruh (Kategory sangat miskin dengan pendapatan yang tidak jelas), dan pasti tidak punya tunjangan pensiun, golongan inilah yang kami prioritaskan untuk mendapat santunan.Dengan segala keterbatasan kami mencoba meringankan beban mereka (hanya dilingkungan kecil) dengan cara secara rutin membantu kebutuhan berasnya, kadang kujenguk dirumahnya yang ruang tidur dan dapurnya jadi satu dan berlantai tanah, diatas meja bambo biasanya ada kendi air dan ada toples kecil yang berisi beras, mereka hanya cukup ¼ kg beras perhari, lauknya ramban sayur sayuran disekitarnya.

Bagaimana dengan anak yatim.
Tondo dan Tjandra waktu ditinggal mati bapaknya masih berumur 2 tahun, maknya sudah tidak kawin lagi sekarang Tondo sudah klas 2 SMP dan kemarin raportnya masuk ranking satu, tentu Tondo juga ingin kalau lihat temannya yang sebaya sekolah dengan membawa tas dan pakai sepatu, kami juga harus berbagi kasih dengan Tondo dan Tjandra.

Bagaimana dengan bina mental.
Remaja yang pulang kedesa dari kerjanya buruh pabrik dikota banyak yang membawa budaya negative, minum AO (anggur obat dengan alcohol 15%) adalah hal biasa, cangkruan dan ngganggu orang lewat menjadi kebiasaan yang dilakukan dan kemarin Rini gadis kecil umur 16 tahun hamil sak kampong gegeran akhirnya Rini diungsikan kefamilinya di Surabaya sampai anaknya lahir. Belum lagi pengaruh tayangan TV yang rasanya kok banyak hal hal negative yang ditiru, Preventive dengan menyediakan kegiatan olah raga dan membina sekolah diniyah sore hari barangkali sekarang diikuti sekitar 90 santri kecil dengan 5 orang ustadzah.

Bagaimana dengan Ustadzah, chotib sholat Jumat, rekening listrik masjid dll.
Beliau beliau adalah pejuang dijalan kebenaran, yayasan hanya mampu pada akhir bulan memberikan sejumlah kecil sebagai tali asih dan sekedar bingkisan lebaran, dan tentu Maha Kaya akan memberi balasan lebih baik dan berlipat.

Bagaimana dengan hari besar islam.
Dua hari raya idul fitri dan idul qurban adalah saat warga kampong mudik, saya bersukur masih diberi kesempatan dan saya selalu mengadu bahwa sungguh saya sudah banyak menerima limpahan kasih Nya tetapi selalu tak tambahi “ duh gusti kalau beli baju untuk anakku aku sudah berlebih, tetapi kalau ditambah saya kan bisa beli sarungnya wak Ponadi beli bajunya Tondo dan beli jariknya yu Gemi dll) “ , dan yang Maha Kaya liwat jalan manapun mengabulkan.
Dan semuanya terkoordinasi dibawah kegiatan Yayasan, begitu pula pada hari raya Qurban betapa nelongsonya mereka kalau harapannya makan daging setahun sekali tidak terpenuhi.


Dari mana sumber dananya.
Berawal dari wasiat dan amanat Almarhum Mbah H Romly dan almarhum Abah H Sulaiman , kami sudah ditinggali tanah wakaf , tempat ibadah dan sekolah madrasah ibtidaiyah ,selanjutnya kami mencoba melangkah dengan menghimpun hak/dana kaum miskin dan anak yatim yang ada dalam rizki keluarga (saudara, sepupu dll), kemudian membuat badan hukum Yayasan Darussalam, membuka rekening bank atas nama Yayasan dan saat ini alhamdulillah juga sudah mempunyai aktiva produkstiv berupa lahan sawah pertanian, dari kotak amal sholat jum’at, dari penjualan buah mangga yang di tanam dihalaman masjid dan sumbangan dermawan tanpa ikatan, sumber dana lainnya adalah infaq dari jamaah.

Infaq dari jamaah.
P Romi, P Busro dll menjelang musim tanam padi kesulitan modal untuk beli sarana produksi, kalau hutang di BRI selain prosedur yang harus dilalui juga harus punya agunan (sertifikat rumah, BPKB kendaraan dll) dan dengan bunga 12,6% per musim tanam (4 bulan), nah biasanya mereka pinjam uang yayasan tanpa bunga tetapi memberikan infaq sesuai kemampuannya, faktanya rata rata mereka memberi infaq sampai 10% dari pinjaman dan tidak satupun peminjam yang nakal.

Apakah dananya cukup.
Zero to Zero berangkat kosong kembali kosong, pengurus tidak mempunyai hak memanfaatkan dana untuk keperluan pribadi, ternyata dana tersedia belum pernah deficit meskipun termasuk untuk tambahan bangunan fisik dan perawatan, dan tentu kami tidak lakukan penggalian dana dengan menutup jalan untuk mbangun masjid atau keliling membawa mobil dengan pengeras suara, buku catatan keuangan terbuka untuk dilihat umat, untuk mengeluarkan dana diperlukan 2 tanda tangan pengurus harian dan 2 tanda tangan bendahara untuk pencairan ke Bank.

Dimana sih lokasinya.
20 km dari kota Kabupaten Jombang, desa Kedungmlati Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang, telpne sering rusak dadi nek telp 081259125600 sekarang di kelola oleh:

Pelindung : Pamanku H Thoha Sampuro.
Ketua : Pamanku H Shohib Sampuro.
Sekretaris : Yuk ku Muniroh.
Bendahara : Bulikku Hj Suslichatin.
Sing mlaku : Aku dewe karo adikku Amin El Thomhari.

Mudah mudahan aku terhindar dari sifat riya, yang ku inginkan barangkali model ini dapat dikembangkan juga ditempat lain.